Di zaman fitnah ini, syubhat menyambar-nyambar. Jalan pintas menerima syubhat dalam agama adalah dengan berprinsip belajar agama ke siapa pun, yang penting ambil yg baiknya dan buang buruknya
Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu berkata:
ﺍُﻧْﻈُﺮُﻭﺍ ﻋَﻤَّﻦْ ﺗَﺄْﺧُﺬُﻭﻥَ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢَ ﻓَﺈِﻧَّﻤَﺎ ﻫُﻮَ ﺩِﻳﻦٌ
“Perhatikanlah dari siapa kamu mengambil ilmu ini, karena sesungguhnya ia adalah agama”
(Riwayat Al-Khaththib al Baghdadi di dalam al Kifayah, hlm. 121)
Perkataan ini juga diriwayatkan dari sejumlah Salafush Shalih, seperti Muhammad bin Siirin, adh Dhahhak bin Muzahim, dan lain-lain (Lihat muqaddimah Shahih Muslim)
Jadi jangan sok-sok'an bisa menyaring kalimat "ambil baiknya dan buang buruknya" karena engkau takkan pernah tahu pada pertemuan keberapa syubhat itu telah merasuk ke dalam hatimu. Tau-tau udah terjangkit virus syubhat dan sulit keluarnya.
Allahul musta'an
(Tulisan Ustadz Ahmad Zainuddin)

No comments:
Post a Comment